Rivalitas modern Chelsea vs Liverpool

15-liverpool-chelsea

Di akhir 70’an dan 80’an apa saja yang disebut rivalitas antara kedua tim ini hanya bisa disambut dengan hal yang biasa saja karena kedua tim ini sangat berbeda. Ruvalitas mereka tentu tidak sebanyak sejarah di derbi Merseyside dan pertemuan Liverpool vs Manchester United. Di masa lalu, Cheslea hanya sebuah klub kecil. Kenyataan yang menyakitkan tapi benar. Liverpool memenangkan empat kali piala Eropa antar atahun 70’ dan 80’an dan tim yang jauh lebih besar saat itu dibandingkan sekarang.
Akan tetapi, rivalitas ini bisa dilacak dari tahun 2003 “kedatangan dari investor besar bagi Chelsea”. Begitu banyak situasi berubah sejak saat itu dan lagi-lagi kalimat Tim Roll memberikan pandangan jelas bagi kita: “Dalam sepuluh tahun terakhir Chelsea sudah sangat sukses, Liverpool sangat terobsesi menyanyikan tentang sejarah mereka tetapi saya pikir sudah saatnya mereka bangkit,” kenyataan menyedihkan lainnya menurut saya.
Pertandingan dimulai sejak Mei 2003 ketika kedua tim ini bertemu di semi final piala Eropa. Saat itu Chelsea unggul 30 angka di depan the Reds di Liga Primer, dan sudah mengalahkan Liverpool di dua pertemuan liga mereka. Dan untuk memanaskan rivalitas itu malah ada rumor bahwa Steven Gerrard akan bergabung dengan Jose Mourinho saat itu ketika kedatangan Roman Abramovich berarti uang selalu ada untuk the Blues berapa pun jumlahnya. Akan tetapi, the Reds justru melaju masuk ke final pertamanya dalam 20 tahun dan jadi pertandingan yang tak terlupakan ketika Garcia mencetak gol yang dikenal dengan gol hantu untuk memastikan kemenangan bagi Liverpool 1-0.
“Kami jadi teman baik sampai kami mengalahkannya,” itulah kalimat Rafael Benitez manajer Liverpool waktu itu sebagai “perang mulut” yang terjadi antara dia dan Jose Mourinho manajer the Blues yang makin memanaskan rivalitas keduanya. Tahun berikutnya keajaiban di Istanbul terjadi dan kita semua mengira the Reds akan kalah tetapi pencapaian mereka di tahun-tahun berikutnya seakan memastikan jika keajaiban itu hanya terjadi sekali saja. Tim Rolls lagi-lagi mengatakan: “Saya tahu Liverpool menang Piala Eropa empat kali di tahun 70 dan 80’an tetapi selain dari satu malam di Istanbul itu mereka selalu kesulitan.”
Agen Judi Makelarbola

Clip to Evernote